Ternyata ketakutan itu tak perlu ditunggu terlalu lama, dan ketakutan itu ternyata tak seperti takut yang dulu lagi.

Hampir 2 minggu yang lalu Sari pulang kampung, dengan adiknya Warni, dan bukan dalam waktu yang tepat. Yuyun, temanku - tempat Warni bekerja, sangat kecewa dengan ngotot-nya Sari dan terlebih juga aku. Malam dia akan pulang, tanganku gemetaran memberikan gajinya, karena aku kecewa dengan sikapnya yang tidak mempertimbangkan perasaan kasih sayang kami kepada mereka. Begitulah, mereka pergi malam itu dan tak seperti kepergian terdahulu, aku mengantar tanpa setetes air mata pun.
Bersyukur kami dapat penggantinya dari Bude Nani. Namanya Wati, umur 26 thn, sudah bersuami tetapi belum dikaruniai anak. Dia tidak menginap, hanya pergi pagi dan pulang sore atau malam, tergantung jemputan suaminya.
Begitulah, jaman sekarang bukan mudah mencari PRT, atau pengasuh anak yang benar-benar bisa dipercaya.......
0 comments:
Posting Komentar