Zia hampir 11 bulan. Gigi seri atas sudah muncul bersamaan dua buah. Total gigiyg sudah terihat ada empat..
Zia sedang lasaknya. Merangkak. Tatah..
Kadang aku keteteran juga. Andai tidak ada suami, aci dan ahmad.. mungkin pekerjaanku lebih banyak y berantakan krn zia suka nempel denganku..
7.10.2015
Ramadhan 2015
5.16.2015
Lintau (again)
Pulang kampung suami yg sesekali. 7 jam dari pekanbaru. Perjalanan yg bikin pusing mual dan muntah. Tapi dihadiahi pemandangan nan indah..
Menurut wikipedia Lintau Buo adalah sebuah kecamatan diKabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat,Indonesia. Kecamatan Lintau Buo terletak sekitar 45 Km dari Kota Batusangkar.
Wilayah Kecamatan Lintau Buo terletak pada ketinggian antara 200 hingga 400 m diatas permukaan laut. Curah hujan di wilayah kecamatan ini rata-rata 172,06 mm3 per tahun dan merupakan daerah bayang-bayang hujan.
Kecamatan Lintau Buo dilintasi aliran Sungai Batang Sinamar yang berhulu di Kabupaten Limapuluh Kotodan bermuara di Sungai Batang Ombilin diKabupaten Sijunjung.
Kecamatan Lintau Buo terdiri dari 4 Nagari:
Nagari Taluak (terbagi menjadi 4 jorong)Nagari Tigo Jangko, (terbagi menjadi 6 jorong)Nagari Pangian, (terbagi menjadi 6 jorong)Nagari Buo, (terbagi menjadi 6 jorong)
Nah.. suamiku berasal dari nagari buo.
Sebenarnya kl dibanding2kan.. antara melayu dan buo memiliki kemiripan bbrp kosa kata. Mungkin pengaruh penjajahan belanda atau lainnya.
Anak2 menikmati bermain disini. Cuaca juga adeemm.. btw ini adalah pulkam pertama bagi zia.
Oya zia sudah bisa berdiri sendiri berpegangan.. merangkak dg kaki kanan yg kdg terangkat. Sudh besar ayang2ku... mmg tidak terasa dan tidak terasa bdblkubjuga blm lgsung2. Heheheh..
4.24.2015
Subuh
Subuh ini aku rindu dg bapak...
Bapak yang sudah sejak 1998 meninggalkanku..bapak yg sudah membesarkanku...
Ya Allah. Lama tak aku doakan khusus untuk bapak.. aku sedih dan merasa byk dosa dan tidak menjadi anak yg berbakti..
Bapak sangat menyayangi aku..
Bapak yg kini ada dkm memoriku..
Dan andai bapak tang im masih hidup.. tentu aku mendapat kasih syg dari dua bpk..
Dunia memang takkan habis dikejar.
Allah kuatkanlah hatiku untuk selalu bersujud. Karena aku takut dunia ada dlm hatiku..
11.22.2014
Sedang Kesal (entah tanpa sebab)
11.17.2014
Keberanian Ahmad
Hari ini aku kagum kepada Ahmad. Dia mulai berani mengayuh sepeda dengan sebelah roda bantu. Barangkali ini adalah hal yang biasa bagi orang lain, tapi bagiku sungguh luar biasa. Kenapa luar biasa? karena Ahmad termasuk anak yang secara fisik dia jarang bermain diluar. Bermain dengan laptop, mainan susun susun. Tapi sore ini dia begitu bersemangat. Berkali-kali aku lontarkan pujian untuknya dengan harapan semangatnya semakin membara. Menjelang dia tidur tadi,aku bertanya: apa yang membuat ahmad berani? Ahmad lihat banyak kawan - kawan ahmad yang suda pintar dari ahmad..subhanallah..
Tetap berani ya ahmad.......
11.03.2014
Tanpa Judul
Hari-hari aku jalani masih normal seperti biasa, salon sementara off sejak Zia lahir, karena sikonnya tidak memungkinkan untuk diriku menyalon orang. Biarlah, karena rezeki itu tak berpintu. Sementara bak keramas aku letakkan di belakang supaya rumah agak lapang. Bicara soal rumah, aku tidak tahu kapan bisa merehab rumah, membesarkan sedikit demi sedikit, karena memang jualannya untuk saat ini belum nampak... Cukup bersyukur saja dengan keadaan yang sekarang.. :)
Malam ini aku tidak tahu mau fokus menulis tentang apa.. Pikiranku banyak melayang-layang... Banyak ide, tapi lagi-lagi bingung belum ketemu jalannya.. sah
Sebaiknya aku istirahat dulu saja, barangkali dengan istirahat, banyak ide peluang usaha yang sedang aku rencanakan
10.27.2014
Pengen bisnis..
Bincang2 malam ini tentang keinginan membuka usaha. Ingin bisa menabung, bisa investasi.. dan banyak lagi. Butuh keberanian lebih banyak ni... butuh keyakinan dan tekad yang kuat. semoga bisa menyusun rencana yang matang dan segera bisa terwujud. Amiinn.
10.26.2014
Pengen bisnis..
Bincang2 malam ini tentang keinginan membuka usaha. Ingin bisa menabung, bisa investasi.. dan banyak lagi. Butuh keberanian lebih banyak ni... butuh keyakinan dan tekad yang kuat. semoga bisa menyusun rencana yang matang dan segera bisa terwujud. Amiinn.
10.25.2014
Menambah Jam Terbang
siapa yang mau terbang? Heheh.. ini cerita misua belajar menyetir mobil. Tanpa kursus. Jadi malam ini kami nemani misua, ada ibu juga dan anak-anak. Menurutku, sudah lumayan walau masih ada beberapa yang buat penumpang spot jantung. ;)
Semoga makin lancar ya darling... :D
10.24.2014
Sukses di android
Akhirnya sukses bisa install blogger di android ini, maklum android lama.. tahun 2011 kalau tidak salah. Sebabnya beberapa waktu lalu tidak bisa install apapun.
Aku ingin cerita tentang aku dan dymsi. Kami sering berselisih paham akhir-akhir ini. Dymsi menurut kacamataku terlalu cengeng dan sesekali kurang mandiri.. terutama saat aku sedang sibuk. Entahlah.. seperti ada yang salah dalam didikanku. Kadang terpikir, mungkin kami perlu merasakan beetukar jiwa supaya bisa lebih sering saling memahami.
10.06.2014
Tiga Anakku kini
Kemana diriku yang dulu? Yang tak kenal lelah bercerita setiap episode hidupku?
Aku merindui diriku yang lepas bebas menulis apapun dibenakku..
Saat aku menulis ini, umurku sudah tiga puluh empat tahun. Sudah semakin dewasa, walau kedewasaan itu relatif bagi setiap orang. Anakku sudah tiga, aku sudah melahirkan sikecil yang kami beri nama Aisha Alghozia, pada Hari Jumat, 15 Agustus 2014 yang lalu di RS Zainab dengan berat 3725 gram dan panjang 51cm.
Memiliki tiga anak tentu saja memberikan aku kebahagiaan yang amat sangat, walau aku menjadi lebih sibuk, dan terkadang lebih banyak mengomel dari biasanya :D. Begitulah hidup..
Semoga setelah malam ini, aku lebih rajin mengintip dan menuangkn pikiranku di dalam blog ini, blog kesayanganku..
4.23.2014
Aku Cinta Anak-anakku
Ahmad begitu dekat denganku, Ibunya. Kami seperti perangko, dimana ada aku, disitu ada Ahmad. Tiba-tiba aku melankolis, teringat entah sudah berapa banyak kenangan yang kami lalui bersama. Seumurnya, kami sering alami kejadian berdua, karena Aci dan ayahnya berangkat ke sekolah.
Masa aku kursus salon, Ahmad begitu baik, tenang menungguku, bahkan tertidur tidak rewel. Kemana-mana aku selalu siapkan kain panjang jika bepergian memakai motor, karena aku tahu dia sering mengantuk. Tak kubiarkan dia tidur tanpa rasa aman, sering ku ikat dan peluk dia hingga bahuku terkadang pegal karena dia sudah semakin besar.
Tak terasa empat bulan lagi Ahmad akan punya adik,jujur aku sedikit khawatir tidak mampu memanjakannya seperti sekarang, tidak bisa membagi waktuku dengan baik. Karena kata Ahmad, mau manja sama Bunda sampai tua :)
Ya Allah, aku sangat sayang kepada anak-anakku. Dymsi yang sering kali kusegerakan berangkat ke sekolah, tapi sangat aku cemaskan ketika dia terlambat pulang ke rumah. Tidak pernah merasa menyesal mengenang ijazahku yang tersimpan di lemari, tidak pernah merasa iri melihat ibu-ibu lain yang berpenampilan rapi sebagai wanita karir dan punya banyak relasi. Dan tidak pernah merasa dengki dengan mereka yang lebih berkecukupan karena bekerja suami istri.
Aku sayang kepada anak-anakku karena aku yakin, dengan dekat kepada mereka maka mereka kelak akan dekat kepadaku, dengan selalu ada di saat mereka butuh, maka mereka juga akan selalu ada disaat kelak aku butuh mereka. Ikhlas atas apa yang telah aku perbuat dan berharap ridho Allah, semoga anak-anak kami kelak menjadi anak-anak yang sholih dan sholihah..
Aku cinta kepada mereka, anak-anakku. Cintaku tidak ada batasnya, lurus tak berkelok..
Semoga mereka juga memberikan cinta yang sama kepada kami, orangtuanya..




