Catatan hati...

 photo catatanhati2_zpscf021a88.jpg
Tampilkan postingan dengan label Tentang Mommy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Mommy. Tampilkan semua postingan

3.13.2016

Mak Dabo, here..

Butuh waktu bagi emak untuk mau tinggal di Pekanbaru. Emak yg sudah puluhan tahun ditinggal bapak, lebih senang di Dabo. Menunggui rumah pusaka yg bersahaja.
Tapi kini emak sudah sebulan disini. Dua minggu di rumah abangku, dan dua minggu di sini. Emak senang berbagi. Bercerita dengan anak cucu.
Betah emak disini, itu harapan kami. Apa yg telah emak korbankan untuk kami tentu hanya Allah semata yg mampu membalasnya. Yang bisa kami lakukan adalah berusaha membuat emak merasa senang, nyaman dan bahagia.

9.19.2012

Ibu dan Ibu


Inilah ibuku.
Ibu yang umurnya empat puluh lima tahun, saat melahirkan aku.
Pastinya dengan penuh perjuangan, karena saat itu umurnya tak lagi muda.
Ibu yang sering aku sebut-sebut di batinku.

Ibuku keturunan chinese.
Bapakku juga. Menurut cerita kakakku, bapak asli tiongkok. Makanya hampir semua kami, anak-anaknya bermata sangat sipit.

Sekarang sudah hampir tiga minggu, aku berpisah kembali dengan mama.
Jujur, aku rindu. Sangat rindu..


Ini juga ibuku.
Ibu yang membesarkanku,
Ibu yang memeliharaku dan mendidikku sejak umurku 9 hari.
Ibu yang bersusah payah, mengajarkan aku dari aku yang sama sekali tidak bisa apa-apa, hingga aku bisa seperti ini.
Ibu yang rela memberikan apa yg dia miliki untuk diriku.

Mereka berdua sama pentingnya bagiku.
Mereka berdua adalah orang yang sangat berjasa dalam hidupku.

Semoga hatiku selalu didekatkan kepada kedua ibuku..
Karena hidayah-Nya kepadaku, sangat dan teramat indah.
Tidak semua orang memiliki dua ibu dalam hidupnya,
seperti aku....

I love u, mama...
I love u, mamak....

7.13.2012

Mak dan Sampai Dabo

Malam ini Mak dah tidur di kamar beliau yang sudah sepuluh bulan ditinggalkan.
Ya, Mak kami dah sampai di Dabo dengan selamat, diantar oleh abang keduaku.

Mak dilepas di bandara hanya oleh abang pertamaku.
Kami di Pekanbaru tiga bersaudara.
Aku sudah lama tidak bertemu dengan abangku yang pertama itu, Lama, berbulan-bulan, walau kami tinggal satu kota.
Aku tidak tau apa yang sedang berkecamuk dalam pikirannya,
ketika Mak membisikkan pesan-pesan rahasia yang membuat matanya merah ketika menyalami Mak tadi pagi.

Kondisi yang berbeda ketika setahun yang lalu dia masih sering ke rumah kami.
Aku ingat Alm. Bapak.
Ingat tentang hadis yang mengatakan bahwa doa anak sholeh akan sangat membantu orang tua yang telah tiada.

Sebagai adik terkecil, jujur aku tidak beani bertindak banyak.
Doa, hanya doa dan berdoa yang bisa aku lakukan.
Semoga Allah bukakan pintu maaf, pintu ampunan, dan keinsyafan kepadanya.
Sesak di dadaku pastinya bukan seberapa jika dibandingkan dengan mereka yang menjalani hari dengan pahit di sana.

Jadilah dan terus berusaha untuk menjadi muslim yang sholeh dan sholehah.

2.27.2011

Love U, Mom..

Subuh ini aku pending orderanku, untuk menulis cerita tentang kerinduan.
AKu rindu ibuku, entah mengapa. Aku pandang sekeliling rumahku, dan rasanya aku harus minta maaf kepada beliau, bahwa tidak ada satu pun foto beliau yg terpajang di dinding, begitu juga dengan gambar alm. Bapak.
Dulu, ketika aku belum menikah, foto mereka berdua adalah kebanggaanku, mengapa seorang Siti Nurbaya sekarang begitu angkuh, begitu sombong hanya memajangkan foto dirinya, suaminya dan anak-anaknya. Kemana foto orang tuanya? Dilaci? Lemari? Aku pun bahkan lupa dimana aku meletakkannya.

Maafkan ananda, Bunda...

Kadang, bukan kadang tapi bahkan sering aku melupakan beliau saat tenggelam bersama kebahagian, berkumpul dengan keluargaku. Tak sadarkah aku ibuku sudah banyak menyimpan keriput di wajahnya? Tak mengertikah aku mungkin beliau ada menyimpan penyakit dalam tubuhnya? Tak ibakah aku setiap 2 hari sekali beliau sering mengatakan, "tak bisa berjumpa, mendengar suaraku pun jadilah..."

Ampuni ananda, Bunda...

Ibuku begiitu menyayangi aku, tanpa membedakan aku dengan yang lainnya, walau sebenarnya aku adalah bebeda. Aku yang tidak sama dengan saudara-saudaraku yg lainnya, tapi selalu mendapat perlakuan yang sama bahkan mungkin lebih.
Aku tidak lahir dari rahim ibuku, karena ibuku yang satu ini tidak penah mengidam karena aku, tidak pernah mual karena aku. Tapi barangkali beliau pernah sedih karena perbuatanku..
Beliau tidak pernah melahirkan aku dari rahimnya, tapi hatinya luar biasa terhadapku, dan aku lebih sering setuju mengatakan bahwa diriku lahir dari hatinya.

Maafkan Dayank, Mak...

Mak-ku adalah ibu angkatku, yang memelihara aku sejak umurku 9 hari setelah aku diserahkan oleh ibu kandungku, yang tidak pernah aku temui dan yang aku tak mengerti apa alasannya 'membuang'aku.
Aku bersyukur, meniliki Mak-ku. Mak terbaikku..

Berbahagialah teman, jika kamu masih memiliki seorang ibu kandung, sebagaimana aku bahagia dan bangga pada ibu 'angkat'ku ini..
Aku harus mengatakan jujur bahwa aku sangaattt rindu pada ibu kandung yang tak pernah aku lihat wajahnya, tapi kerinduan itu tidak melebihi rindumnya aku pada emakku.
Jasa beliau sangat besar, bagiku melebihi jasa apapun di muka bumi ini.

i miss u, my mom.. so much..
Semoga suatu saat nanti, aku bisa membahagiakan emak, menghadirkan keceriaan dalam hidup emak, bahagia yang tiada batas..

Love u, Mom..

5.17.2010

My super MOM

I'm Super Mom..
Wanna be??

I'm not yet.

Belum bisa menjadi super MOM
Aku sadari itu, ketika aku terbaring di rumah sakit.
Walu hanya 4 hari, tapi rasanya lamaaaaa sekali..

Anak-anakku, Suamiku..
Siapa yang memasakkan makanannya?
Ahmad yang masih butuh ASI..
Siapa yang mengurusnya??

Beruntung Ahmad masih bisa menikmati ASI
Jam 5 sore, sampai besok pagi
Itu pun si kecil yang 'mendatangi'ku
Kesian...

Lalu Dymsi? Hubby?

Aku temukan super MOM
My Super mom
Yup, my mommy, my mother, ibuku, emakku...
Dialah superMOM bagiku

Disaat aku sakit, beliau bisa mengurus semuanya
dengan baik
Rumah kami, anak-anak kami..

Tengkyu Mom,
Beribu tengkyu, berjuta tengkyu pun tidak terbalas..
Akan aku tiru kegigihan beliau,
Hematnya beliau,
Segala yang baik yang ada pada beliau,

Sehingga suatu saat nanti
Aku juga bisa menjadi Super MOM
Yang sesungguhnya,
Bukan terbatas pada mimpi
dan cita-cita belaka..

12.22.2009

Selamat Hari Ibu


Happy Mother's Day.
Selamat Hari Ibu. Telah kuucapkan kalimat itu kepada Ibu dan Ibu Mertuaku tadi pagi, menjelang berangkat kerja. Dan diatas motor Dymsi juga telah mengucapkan hal yang sama kepadaku. Semoga Ibu, Ibu Mertua, dan aku sendiri serta seluruh Ibu-ibu di dunia merasakan bahagia, merasakan bahwa Wanita khususnya seorang Ibu begitu bermakna bagi suami dan anak-anaknya.
Bicara tentang Ibu, mengingatkan aku pada seorang Ibu yang belum pernah aku temui, belum pernah aku lihat bagaimana rupanya. Ibu yang mengandungku, yang rahimnya pernah aku tempati 9 bulan dan Ibu yang telah melahirkan aku. Ya, Ibu kandungku. Aku kembali merindukan kehadirannya hari ini.
Sebetulnya aku beruntung memiliki banyak Ibu. Tapi entah mengapa Ibu yang satu ini, sulit sekali untuk aku temui. Dan entah mengapa pula Ibuku yang ini tidak ingin menemuiku. Tidakkah dia cinta kepadaku lagi? Tidakkah dia merinduiku? Tidakkah dia ingin bertemu denganku? Tidakkah dia ingat bahwa dia pernah melahirkan aku???
Aku anaknya!! Walau keyakinan kami berbeda, tapi bukankah hubungan darah tidak bisa diputuskan begitu saja? Ibarat mencincang air, bagaimanapun tidak bisa.
Dan pada akhirnya, sampai detik ini aku hanya bisa merindukannya dalam tangis di dadaku. Ya, tangisan yang ada di dalam, dan hanya aku sendiri yang bisa merasakannya. Akan kucari, kukejar, kupeluk, kucium.., seandainya aku bisa melakukan itu semua.
Ibu, andai saja Ibu tahu. Aku ingin sekali bertemu denganmu. Jika Ibu tidak ingin menemuiku, aku rela melihat dari kejauhan, satu kali pun tak mengapa. Asal aku bisa melihat wajah Ibu. Ibu kandungku. Karena aku mencintaimu, Ibu.
Selamat Hari Ibu, buat Ibu-ibuku. Ibu kandung, Ibu Angkat, Ibu Mertua. Mereka adalah Ibu-ibuku yang sangat berarti bagiku. Semoga Ibu-ibuku selalu menjadi Ibu-ibu yang baik, sederhana dan selalu sayang kepada kami, anak-anaknya. Dan semoga aku bisa menjadi lebih baik, karena aku juga adalah seorang Ibu bagi anak-anakku.

6.13.2008

Jalan-jalan Ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Alasan utama sudah lama tidak menulis seperti biasa adalah: sibuk...

Selasa (10/6) kemarin Mommy pulang. Sebenarnya rencana awal tanggal 14 nanti baru pulang, berhubung menantunya yang di Dabo sedang mengalami sakit berhari-hari menunggu masa persalinan, akhirnya Mommy memutuskan untuk pulang lebih cepat. Padahal kami sudah dapat tiket murah untuk tanggal 14 itu, mau tidak mau harus bayar lebih mahal, hampir 2x lipatnya..

Pemandangan sepanjang perjalanan menuju Bukit Tinggi

Sebetulnya Mommy mungkin masih capek, karena Sabtu pagi kami travelling ke Bukit Tinggi. Ini adalah jalan-jalan luar kota pertama buat Dymsi. Wah, perjalanan yang lumayan capek.

Me, Mommy & Hubby
Ini mewujudkan niat yang sudah lama aku utarakan kepada Mommy, bahwa aku bermaksud mengajak Mommy jalan-jalan ke Bukit Tinggi ini, kalau Mommy suatu saat ke Pekanbaru. Alhamdulillah, terwujud, walau sebelumnya kami sempat ragu-ragu.

Mommy di Jam Gadang

Bukit Tinggi memang indah, jauh lebih indah dari Pekanbaru yang bisa dibilang mimim dengan tempat wisata. Karena waktu kami yang tak terlalu banyak, kami hanya sempat mengunjungi Jam Gadang, Panorama, Kebun Binatang & Pasar Aur Kuning.

Dymsi di Panorama

Pemandangan di Panorama

Minggu siang kami bertolak kembali ke Pekanbaru. Selama di sana, kami rada takut mandi, karena airnya asli dingin, seperti air es.

Ini yang bikin Dymsi kegirangan, hush kuda...!

Selama perjalanan pulang & pergi aku merasa sedikit cemas, karena jalannya sungguh banyak yang berkelok-kelok. Kecemasan ini tidak ada sewaktu kami ke Bukit Tinggi di jaman kuliah, bersama-teman-teman kampus. Sunguh berbeda perasaan perempuan ketika dirinya telah menjadi seorang Ibu.

Oya, Mommy juga saat ini telah kembali beraktifitas seperti biasa, di kampung halamannya. Semoga kami diberi kesehatan dan kemurahan rezeki oleh Yang Maha Kuasa, karena kami berharap bisa berhari raya di Dabo, tahun ini....

5.24.2008

Be Careful Tehadap Sales


Postingan ini barangkali untuk menjawab pertanyaan Pak Herry, "Lagi males posting, ya?" :)
Beberapa hari ini lumayan sibuk dengan pekerjaan kantor.., selain itu starone agak susah connect kalau menjelang jam 12 siang, sampai pulang di dial jawabannya masih dial fails. Sedihnya...


Minggu kemarin tanggal 18 Mei kami memutuskan ke SKA lagi, walaupun keinginan sebenarnya adalah tidur siang. Tetapi, mumpung Mommy lagi di sini dan 'kelihatannya' sudah sangat menantikan hari Minggu, maka akhirnya aku berinisiatif ke situ saja, tempat yang terdekat.
Sampai di lantai dasar, sebelum masuk ke Hypermart ada yang menawari periksa kadar gula kepada Mommy, gratis.. Hati sempat curiga, jangan-jangan bohongan saja. Tetapi aku pikir-pikir, lumayan jugalah, buat Mommy, untuk cek kesehatannya.
Mereka bertiga, dua perempuan dan satu laki-laki. Mommy langsung diajak duduk, kakinya dipijat dengan alat pemijat listrik, kemudian mengalirlah obrolan dan pertanyaan dari mereka. Bunda, begitulah mereka memanggil Mommy. Pertanyaannya banyak, Mommy asalnya dari mana, kerjanya apa di rumah, wah.. pokoknya mereka ramah sekali. Kami (aku & Hubby) agak menyingkir, duduk dibangku yang lebih pinggir, mengamati pembicaraan mereka dan Mommy. Sesekali mereka juga bertanya kepada kami, dengan ramah juga tentunya. Setelah kaki, kemudian giliran tangan Mommy, dan obrolan berlanjut terus, mengenai peralatan yang mereka jual, pemijat kaki itu bernilai 5,5 jt. Ada lagi kompor listrik sejenis hot plate, nilainya juga jutaan. Sampai seminar yang akan diadakan di hotel pangeran, dengan undangan 300 rb untuk 2 orang. Disana ada discount untuk pembelian produk. Dan kebetulan mereka ada 5 undangan gratis, 3 diantaranya sudah ada yang dapat. Selanjutnya mereka menawarkan kepada Mommy untuk mengambil undian, siapa tahu Mommy beruntung bisa mendapatkan undangan gratis juga. "Kalau gak beruntung gak apa-apa ya, Bunda... Namanya juga usaha...", begitu kata salah satu dari mereka.
Namanya juga Mommy, belum pernah kena dengan yang beginian. Kebetulan kami pernah, waktu itu aku lagi hamil Dymsi, sama produk AOWA, plesetan AIWA, kali yaa..
Mommy mencabut salah satu undangan, dan hasilnya adalah.. Mommy berhasil mendapat pembelian produk dengan Nilai total Rp. 4.990.000,- dan cash back 1jt jika menggunakan kartu visa, mastercard... Kemudian ada lagi "5 in 1", artnya Mommy bisa dpt produk 5 bh tapi satu harga.. yang tadi, Rp. 4.990.000,-.
Sejak undian itu dikeluarkan kami sudah curiga berat, waduh kacau nih, terjebak kembali. Aku & Hubby berusaha berpikir untuk keluar dari situ. Mereka kemudian memainkan akting layaknya artis, yang satu berkata cash backnya 100rb saja, kemudian yang lain meyakinkan kalau tulisannya 1 jt, bukan 100 rb. Kemudian perempuan yang salah lihat tadi kaget, seperti orang gila minta diambilkan telepon sama temannya, dan dia menghubungi kantor pusatnya, berkoar-koar tentang keberuntungan Mommy, dengan kesimpulannya 5 mcm barang total asli Rp. 17.800.000,- menjadi Rp. 3.990.000,- saja... Itu merupakan keberuntungan besar, jarang yang mendapatkannya...
Akhirnya kami bilang saja; "Maaf Mbak, kami tidak punya uang.." Aku memberi kode kepada Mommy untuk pergi, dan mereka bertiga terlihat loyo...
Tidak ada tes kadar gula yang mereka bilang sejak awal. Jelas ini adalah sandiwara dan penipuan. Anehnya mengapa penjual produk seperti itu dibiarkan berkeliaran bebas di Mall, dan bukan hanya satu saja... Aneh-aneh saja negara Indonesia ini..
Pernah abangku cerita ada sales yang datang ke rumahnya, dan memberikan pertanyaan: Apa Ibu kota Jepang? Abangku kemudian menjawab asal "Hiroshima".. Salesnya bertepuk tangan, mengatakan benar. Ah, langsung saja diskak sama abangku, "Bodoh, kamu.. Ibu Kota Jepang "Tokyo". Sudah pulang sana, bagaimana mau jualan, kamu saja bodoh...".
Mungkin terdengar agak kasar, dan sales itu aku rasa juga malu. Tapi itu adalah pelajaran bagi mereka yang berjualan dengan cara yang menipu atau semacam itulah... Be careful deh, lain kali... HAPPY Week End!

5.14.2008

Mommy Comeback

Kemarin kantor kami change ke sebelah, tempat kantorku lama, karena personil kami sekarang bertambah satu, Edi Manalu. Kehadiran Edi mengurangi kerjaanku satu! yaitu menghitung kalkulasi yang berbau sipil.

Sabtu malam Mommy kembali ke rumah kami, setelah seminggu bermalam di rumah Kembar. Malam minggu itu Dymsi asik sekali bermain dengan Kak Kembar, walaupun sebelumnya kedua matanya sudah ngantuk berat. Tapi akhirnya Dymsi mampu melewati masa bermainnya hingga saat Kak Kembar pulang.

Minggu kami bertiga (tanpa Hubby) cuci mata di Pekanbaru Mall. Kurang asik tanpa Hubby :(

Seperti biasa, setelah mutar-mutar kami mengisi perut di Es Teler 77.


Oya, ini Mommy kupakaikan jilbab CMB RS-nya Bunda Key. Bagus, kan? Sayang, untuk motif ini cepat habisnya, banyak yang pesan tapi barangnya sudah habis. Disarankan, kalau melihat jilbab di Rumah Jilbab, trus suka, mending jangan menunggu lama, langsung pesan saja, kalau tidak..., mungkin bakal menyesal...

5.03.2008

Jalan ke PC


Libur hari Kamis lalu kami memutuskan jalan-jalan ke Plaza Citra. Awalnya niat ke Mall Pekanbaru, karena merasa jauh apalagi harus naik angkot (or oplet orang sini bilang), akhirnya keputusan mentok ke PC saja.

Dulu, Mommy doyan makan di Van Hollano kalau berkunjung ke Pekanbaru. Paling suka es sarang burungnya. Tapi, sekarang Van Hollano gak seperti dulu lagi, selain sepi pengunjungnya, rasa makanannya juga tidak seenak dulu lagi.


Di depan counter Pinky kami istirahat beberapa saat. Setalah itu kami melanjutkan jalan-jalan mengitari beberapa lantai yang tak padat pengunjung.
Banyak hal lucu di sekitar kami, sehingga beberapa kali aku harus menahan ketawa. Jalan-jalan yang menyenangkan, hitung-hitung melupakan masalah di kepalaku.
Sebelum pulang, kami menyempatkan diri beli minuman di Cabe Merah, dan makan di Texas Chicken.

Pepsinya yang tidak terhabis kami salin botol air mineral, sayang kan mubazir kalau ditinggalkan. Toh sudah dibayar.. dan kalaupun disisakan, bakal dibuang oleh pelayan....
Oya, ending cerita, ini aku sempat menjempret satu foto Mommy, yang kalau diperhatikan aku teringat foto Mommy waktu masih muda.

Mirip... banget dengan Mommy yang dulu. Manis.....