Catatan hati...

 photo catatanhati2_zpscf021a88.jpg
Tampilkan postingan dengan label Tentang Famili. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Famili. Tampilkan semua postingan

12.23.2015

Desember. Posting pertama

Desember. Bulan terakhir 2015.
Begitulah waktu. Tidak disadari, jsm terus berputar dan kita semakin tua.
Anak-anak juga semakin besar. Dymsi sudah sembilan. Ahmad enam dan Zia satu. Mereka sehat seakan sempurna. Kadang bersenda gurau, kadang berantam.

Oya sejak bbrp waktu lalu kami mrmbuka pintu rumah untuk belajar mengaji. Alhamdulillah mendapat respon baik dari tetangga. Murid yg awalnya satu sekarang sudah enam dan insyaallah akan bertambah lagi. Senang sekali.

11.02.2011

Thanks to Om Adi

Sudah lama punya niat menambah seng ke belakang rumah.
Supaya kelihatan lebih lebar, lahan yang bisa bermanfaat.
Walau dindingnya masih numpang sama tentangga.. :P
Makasih Tetangga"ku..

Yg paling penting adalah Makasih dengan adik kami Adi Winoto.
Telah menyumbangkan tenaganya, untuk membantu kami.
Pengalaman bertukang dan kerja di Jepang selama beberapa tahun membuat nilai +++ didirinya..
Jadi beruntung ya,Dinda  Aya Thie ..

9.01.2011

Welcome to Home, Alya

Minal Aidin Wal Faizin,...
Selamat Idul Fitri bagi yang merayakan..

Hari ini adalah hari pertama bagi Alya, keponakan baru kami yang lahir Sabtu Pekan lalu memasuki rumah Ibu.. Welcome Alya... selamat datang dan peluk hangat untuk dirimu, Nak.. Maafkan Ibu tidak bisa menyambut kedatangan Alya hari ini.. InsyaAllah besok ya sayaang...
***
Aku kangen, tidak sabaran, dan penasaran. Sejak dia lahir, Alya belum pernah aku lihat dari dekat, apalagi menyentuh tubuh mungilnya, karena dia di rawat di Inkubator, dengan berbagai peralatan dan telah menjalani transfusi darah..
Alhamdulillah, bersyukur karena hari ini akhirnya dia sudah diperbolehkan pulang ke rumah..


Begitulah teman, keponakanku yang baru lahir ini ikut terserang DBD, karena sebelum dia lahir ibunya terserang DBD. Bukan hanya DBD, tapi juga batuk yang lama sembuhnya.

***
Lain cerita.
Hari raya tahun ini terasa sepi :(
Sepi di luar, tapi di rumah, kami berempat merayakannya dengan berkumpul, bercengkrama dan makan kue ala kadar sepuasnya... hehehe..
Bang Apok pulang ke Dabo, sekeluarga. Sejak 24 Agustus lalu. Lebaran tahun ini akan menjadi lebaran terindah bagi Mak, sejak lima tahun terakhir.. rasanya ku bisa mendengar nada ceria di ponsel. Bagaimana tidak, kalau pada tahun2 sebelumnya Mamak menghabiskan masa hari raya di rumah saja, tapi tahun ini bisa berkeliling, ziarah, dan silahturahhim dengan anak dan cucu.
Ingin, kalau boleh jujur. Apalagi menjelang lebaran teman-teman pada bertanya, apakah pulkam atau tidak..
Ingin mengajak anak-anak bermain di pantai batu berdaun, jalan-jalan di pelabuhan dan mandi segar di batu ampar..
InsyaAllah ya Nak, mudah2an kelak kita bisa ke Dabo bersama-sama...

1.07.2011

Pilihan di Lima Belas

Kangen..
Mau menulis lagi, seperti dulu.

Memang hidup ini dihadapkan kepada pilihan-pilihan, yang kadangkala kita bingung harus memilih yang mana.
Diantaranya kita pasti mencari yang terbaik, walau ketika kita memilihnya, kita hanya menerka, berharap bahwa pilihan kita adalah tepat.
Sama seperti aku memilih Ardymond, yang kini menjadi suamiku, tercinta pastinya.
Waktu aku memilih dia untuk 'setuju' hidup bersama, aku hanya memasrahkan pilihanku kepada Allah, harapanku waktu itu adalah pilihanku tidak salah. Walau kadang seiring waktu ada perasaan gundah, terutama ketika dirundung masalah.
Ardymond itu adalah seorang yang biasa, dan waktu pertama kali bertemu memang dimataku dia adalah benar biasa.
Sampai bertahun-tahun kami berteman, dia masih tetap biasa.
Tidak ada istimewa.
Malah kadang menjengkelkan.

Kami sekelas, kadang juga satu kelompok pada mata kuliah tertentu.
Aku memang kurang suka kalau kami sekelompok, tapi tentu saja waktu itu..

Namun waktu jualah yang membolak-balik hatiku,
hingga suatu saat pilihan itu jatuh TEPAT kepada dirinya, dan angannya yang pernah dia tuliskan di dalam sebuah buku, bahwa dia menginginkan aku suatu saat nenti menjadi ibu dari anak-anaknya telah terwujud.
Ya, karena aku kini adalah istri yang syah dari seorang laki-laki yang bernama Ardymond, dan dari perkawinan kami, telah lahir seorang putri dan sorang putra.
Anak kami khas, karena perkawinan kami adalah perkawinan campuran.
Semua itu adalah anugrah, dan rahmat, Alhamdulillah..

Kalau ditanya apakah saat ini aku menyesal, telah memilih dia?
Ah, pertanyaan bodoh tentu saja. Karena lima belas Januari nanti, pernikahan kami genap lima tahun.
Pernikahan yang indah, bahagia, dan yang pasti,,
Aku TIDAK salah pilih...

*Tulisan ini, untuk suamiku tercinta, Ardymond,-
Semoga tidak lupa dengan tanggal lima belas.. :)

7.07.2010

Kepergian Nenek (Uwo)

Catatan, tanggal 6 Juni 2010 Nenek kami tercinta, Bonto, telah menghadap Sang Khalik setelah 11 hari opname di RS, dalam usia 86 tahun.. Semoga Allah menerima segala amal ibadahnya, dan diampuni segala dosanya. Amin Ya Allah..

6.29.2010

Start from Zero?

Saatnya kerja keras..
Mommy akan segera pulang dlm waktu yang tak berapa lama, dan aku HARUS mulai mandiri, dengan bisnis dan usaha yang akan mulai aku rintis, yang satu usaha baru dan yang satu lagi bisnis Onlineku, dBCN..
Bulan ini biaya bergabung cuma dua ribu, sangat tak cukup untuk seporsi bakso, modal untuk menjadi seorang yang memiliki kebebasan penghasilan. Tak salah jika ada niat mencoba karena biasanya dari mencoba akan ketagihan karena sudah mendapat HASILnya...

Semestinya liburan sekolah tahun ini diisi dengan kegiatan menarik buat kami, tapi apa daya karena Nek Uyang sedang opname di RSUD.. Hubby dan adik-adik dapat giliran jaga, sementara aku tidak bisa karena harus mengurus si kecil Ahmad di rumah bersama Dymsi.. Semoga Nek uyang yang sekarang berusia 86 tahun segera diberi kesembuhan oleh Allah yang Maha Kuasa.. Amin..

9.27.2009

Sesuatu Belum Tuntas

Ada masa tersulit dalam keluarga kami saat ini. Masalah yang sudah ada sejak dulu, tapi baru meledak sekarang. Masalah ini membuat aku tidak bisa menyembunyikan perasaan - karena toh memang aku seperti itu. Bisa dalam sekejap senang, sedih, ceria atau cemberut. Susah untuk menyembunyikannya walau hanya satu perasaan saja.
Aku hanya ingin semua ini cepat terselesaikan dengan bijaksana, tanpa ada perasaan terluka dan tidak timbul lagi masalah yang sama dikemudian hari. Langkah kaki yang telah diambil, membuat aku menanti apa solusi atas semua kejadian ini.

3.18.2009

(Giliran) Ante Yati

Hari ini perasaan jauh lebih baik...
Jam sepuluh pagi kurang, tapi mataku mulai mengantuk, perut bawaan pingin diisi, mulut mau mengunyah, tapi hari ini aku tidak ada cemilan.
Mau nulis juga bingung, menulis apa ya...
Oya, menulis tentang Ante Yati saja gimana...
Si bontot ini beruntung banget, karena terlahir memiliki kulit yang putih bersih. Bahkan menurut aku, dia lebih putih dari aku - yang keturunan chinese. Jadi kalau bisa diurut, diantara mereka bertiga, Yati yang paling putih, diikuti Melly dan tentunya yang terakhir, yang mungkin bisa dibilang tidak tergolong putih adalah suamiku.
Dia orangnya ceria selalu or selalu ceria, lebih sering tertawa dalam sela-sela bicaranya. Walau profesinya adalah guru, tapi seperti yang pernah aku tulis, dia adalah guru gaul. Kalau siswanya datang ke rumah, mereka persis teman sekelas, bukan beda generasi. Mungkin itulah manfaat lebih banyak ketawa ya, friends, awet muda. Saat ini dia sedang mempersiapkan skripsi untuk menjadi Sarjana Teknik di Univ. Lancang Kuning Pekanbaru. Mudah-mudahan Agustus ini bisa wisuda.
Nah, cerita punya cerita cewek kelahiran tahun 1983 ini statusnya sekarang sedang mencari 'calon'. Katanya sih belum ketemu dengan yang tepat. Buat yang sedang mencari calon juga, dan kebetulan tertarik dengan makhluk manis di foto ini, silahkan kunjungi blognya yang ini. Mudah-mudahan tidak mengecewakan....

3.04.2009

Ante Melly

Postingan hari ini berawal dari melihat foto black forest buatan Melly. Rupanya aku jarang sekali ya, buat postingan khusus mengenai adik-adikku. Jadi, di siang bolong yang panas buanget sekali ini, aku mau bercerita sedikit mengenai Melly.
Melly or lengkapnya Melly Imelda adik pertama Hubby, lahir satu tahun di bawah aku, jadi usia kami sebenarnya tidak terpaut jauh. Kenapa pakai nama Imelda, konon ceritanya dulu waktu melahirkan Melly ibu lagi ngefans sama Imelda Marcos. Oya panggilan sayang Ibu untuk Melly adaleh Eyi. Adik Hubby ada 2, yang satu lagi adalah Yati, or nama lengkapnya Nurul Hayati. Sering dipanggil uul, atau Yati, tapi kalau panggilan sayang Ibu adalah Titi. Ya itu, orangnya yang sering comment di blogku. Dia juga punya blog ini, tulisannya bagus-bagus dan gaul. Guru gaul, gitu.
Back to Melly...
Setelah melewati proses pemilihan yang cukup alot, akhirnya Melly berhasil menemukan tambatan hati yang paling tepat baginya, Herjuna Maihatmaka. Yup, Om Juno ini Jawa asli, orangnya suabar, lemah lembut, beruntunglah Melly mendapatkan laki-laki yang sudah lama diincarnya. Hehe.. Karena ada beberapa kandidat, tapi pilihan hati tetap Om Juno ini. Mereka menikah menjelang Ramadhan tahun 2007, dan sekarang Melly sedang hamil anak pertamanya. Usia kehamilan Melly tidak jauh dengan usia kehamilanku, jadi besok InsyaAllah kelahiran anak kami berdekatan, berarti Ibu akan mendapat 2 cucu sekaligus. Sementara cucu ibu baru 1, Dymsi. Belum ada saingan. Hehehe..
Melly wanita karir juga, dulu mengajar di Universitas Tabrani, tapi yang paling lama sampai sekarang di SD An-Namiroh. Guru juga, sama seperti Hubby dan Yati.


Nah, akhir cerita.., black forest yang di atas itu adalah buatan Melly. Bagus, kan? Kira-kira kapan nih, Melly buat lagi.., jadi kangen sama black forestnya... Bener, lho!

11.11.2008

Grandma, not Baby

Jam istirahat hari ini aku ke rumah Ibu, melihat barang untuk modal berjualan, lengseran dari Pak Tuo. Waktu aku di sana, Uwo baru akan makan, baru selesai dilap dan dibedak-i sama Ibu.Uwo tidak mau menggunakan gigi palsunya lagi. Entah kenapa, mungkin terasa tidak enak lagi dipakai.
Kasihan juga melihat Ibu yang sangat kecape'an, karena akhir-akhir ini menguus Uwo sendiri. Tante Ta (Adik Ibu) sibuk dengan persoalan rumahnya, dari mulai kebanjiran sampai rencana pindah rumah. Tahulah, teman blogger, mengurus orang yang sudah tua dengan mengurus bayi kelihatannya sama, tapis esungguhnya sangat berbeda. Uwo persis seperti bayi yang hanya tergelatak di tempat tidur, makan, minum, buang air, semua dilakukan di situ. Tapi Uwo bisa mengungkapkan keinginan, bukan seperti bayi yang memberi kode kehendaknya dengan tangisan saja. Uwo bisa minta tidur di tanah, bisa minta 'dipercepat' , bisa minta hal-hal aneh yang tentu saja tidak bisa dituruti.

Susah mencari pembantu yang bisa menolong Ibu merawat Uwo, supaya Ibu tidak merasakan beban sendiri.
Semoga Ibu diberi kesabaran...

10.18.2008

Uwo Sakit

Uwo sedang sakit...
Sejak Kamis kemarin dirawat di RS Ibnu Sina. Semoga cepat sembuh ya, Uwo... Kami semua sayang Uwo..

7.29.2008

The Story of Dymsi

Sweet Dymsi

Sudah lama sekali mau menambah isi blog ini, akhirnya disela-sela kesibukan hari ini aku coba sempat-sempatkan juga. Task manager di komputerku hilang, dari browsing sebenarnya bisa dikembalikan melalui regedit, tapi permasalahannya regeditku pun hilang. Ini masih mencari solusinya sendiri. Niat awal mau diformat ulang besok sama Hubby, tapi pikir-pikir belum begitu gawat, kemungkinan dicari alternatif lain saja terlebih dahulu.

Dymsi membongkar habis bingkisan Ultah

Hari Jumat tanggal 25 Juli lalu Eyi, anak tetangga dekat rumah ultah ke-3, dan Dymsi ikut party-nya bersama Wati. Aku titip pesan sama Wati, minta Dymsi dipakaikan baju batik yang aku beli hari Minggu sebelumnya. Wah, ternyata seperti biasa, Dymsi kelihatan lebih cantik! Aku melihat kulitnya cocok jika mengenakan baju yang berwarna agak kecoklatan.

Rambut Dymsi yang lebat

Rambut Dymsi Alhamdulillah lebat, kalau dibuka setelah habis dikuncir jadinya ya seperti ini. Oya, difoto ini matanya labih sipit karena baru bangun tidur sore. Backgroundnya ini di halaman depan rumah. Rumput pada kuning karena baru diroundup sama Mas Tino, tukang langganan Pak Haji Daud, yang punya rumah.

Dymsi bergaya

Hari Minggu kemarin kami ke rumah Nenek Labor, sudah cukup lama tidak berkunjung ke sana. Maaf ya Nek, habis aku sih kalau mau berkunjung itu mesti beres pekerjaan rumah dulu, apalagi Wati kan libur kalau tanggal di kalender berwarna merah.

Dymsi & Nenek Labor

Aku buat 2 buah cake di rumah Ibu, hanya cake biasa, yang satu browpang. Lumayanlah, buat cemilan. Tapi cakenya tidak sempat aku foto berhubung sangat bergegas kami potong sekejap setelah cakenya matang.

Dymsi yang mengantuk menjelang pulang ke rumah

Kami pulang dari rumah Ibu sebelum magrib, setelah sempat dishooting sama Yati sampai menghilang dari pandangan. Hm, hari libur yang menyenangkan, besok mau kemana lagi ya, hehe.. rencananya stayhome saja barangkali, ada bunga yang mesti kuurusin....

7.05.2008

Bu Safon Sakit

Kemarin malam kami ke RS Ibnu Sina, Ibu Safon, mertua abangku yang pernah manjadi tetangga kami di Dabo mendadak masuk Rumah Sakit, diduga kena stroke, karena beliau tidak sadarkan diri secara tiba-tiba.
Karena pengasuh Dymsi pulang hari, kami berangkat ke sana membawa Dymsi. Kami masuk bergantian sebab anak-anak dibawah 10 tahun dilarang masuk. Lagi pula aku khawatir juga, karena itu adalah 'Rumah Sakit'.


Ketika giliran Hubby yang masuk, aku mendapat berita dari telepon Hubby kalau dokter ahlibedah syaraf sudah datang dan menjelaskan penyakit Ibu Safon. Ditunjukan hasil rontgen di bagian kelapa, ternyata ada pembuluh darah yang pecah dan darahnya telah menyebar hampir ke seluruh kepala. Kemungkinan bertahan menurut perkiraan Dokter hanya 1% saja. Diusulkan masuk ICU, tetapi tetap atas dasar pertimbangan keluarga,karena di ruangan ICU bisa kena biaya 3-4 juta / hari, selain itu berdasarkan pengalaman pasien yang mengidap penyakit serupa setelah dioperasi kemungkinan bertahan hanya 5-10%. Operasi akan dilakukan setelah darah dikeluarkan terlebih dahulu, itupun harus diperhatikan juga kondisi Bu Safon yang gulanya 240.
Entah perasaan apa yang ada setelah mendengar penjelasan dokter itu. Begitu mudah jika Allah berkehendak kita sakit, karena Bu Safon juga tidak diduga, pagi harinya beliau masih sehat dan masak di dapur seperti biasanya. Keputusan yang aku tahu tadi malam, beliau dimasukkan dulu ke ICU, masalah apakah dioperasi atau tidak itu akan dirundingkan kembali.
Semoga ada keajaiban, semoga ada mukjizat dari Allah SWT untuk kesembuhan beliau.....