Sweet Dymsi
Sudah lama sekali mau menambah isi blog ini, akhirnya disela-sela kesibukan hari ini aku coba sempat-sempatkan juga. Task manager di komputerku hilang, dari browsing sebenarnya bisa dikembalikan melalui regedit, tapi permasalahannya regeditku pun hilang. Ini masih mencari solusinya sendiri. Niat awal mau diformat ulang besok sama Hubby, tapi pikir-pikir belum begitu gawat, kemungkinan dicari alternatif lain saja terlebih dahulu.
Dymsi membongkar habis bingkisan Ultah
Hari Jumat tanggal 25 Juli lalu Eyi, anak tetangga dekat rumah ultah ke-3, dan Dymsi ikut
party-nya bersama Wati. Aku titip pesan sama Wati, minta Dymsi dipakaikan baju batik yang aku beli hari Minggu sebelumnya. Wah, ternyata seperti biasa, Dymsi kelihatan lebih cantik! Aku melihat kulitnya cocok jika mengenakan baju yang berwarna agak kecoklatan.
Rambut Dymsi yang lebat
Rambut Dymsi Alhamdulillah lebat, kalau dibuka setelah habis dikuncir jadinya ya seperti ini. Oya, difoto ini matanya labih sipit karena baru bangun tidur sore.
Backgroundnya ini di halaman depan rumah. Rumput pada kuning karena baru diroundup sama Mas Tino, tukang langganan Pak Haji Daud, yang punya rumah.
Dymsi bergaya
Hari Minggu kemarin kami ke rumah Nenek Labor, sudah cukup lama tidak berkunjung ke sana. Maaf ya Nek, habis aku sih kalau mau berkunjung itu mesti beres pekerjaan rumah dulu, apalagi Wati kan libur kalau tanggal di kalender berwarna merah.
Dymsi & Nenek LaborAku buat 2 buah cake di rumah Ibu, hanya cake biasa, yang satu browpang. Lumayanlah, buat cemilan. Tapi cakenya tidak sempat aku foto berhubung sangat bergegas kami potong sekejap setelah cakenya matang.
Dymsi yang mengantuk menjelang pulang ke rumah
Kami pulang dari rumah Ibu sebelum magrib, setelah sempat dishooting sama
Yati sampai menghilang dari pandangan. Hm, hari libur yang menyenangkan, besok mau kemana lagi ya, hehe.. rencananya
stayhome saja barangkali, ada bunga yang mesti kuurusin....