Catatan hati...

 photo catatanhati2_zpscf021a88.jpg

1.06.2014

ACI Salon - 6 bulan

Dulu sering bergadang, sekarang tidak. Dulu sering menulis sekarang tidak. Dulu sering mewek, sekarang tidak. Dulu sering marah-marah, sekarang tidak.. hehehe...
Intermezo..
Intinya, aku rinduuuuuuu serindu-rindunya curhat di blog ini....
Dulu, ada apa-apa aku suka ngadu di sini... suka berbagi di sini.. sekarang aku menjadi sosok yang asing diblog ku sendiri.. :(
Enam bulan sudah aku berusaha membuka salon kecil-kecilan di rumah. Kenapa aku sebut kecil-kecilan, karena ini memang sesungguhnya usaha sampinganku, karena profesi utamaku tetap istri dan ibu rumah tangga yang selalu ada untuk anak-anak kami.. :)
Salon ini bisa saja tutup, tapi hati, tenaga dan pikiran untuk keluargaku tidak boleh berhenti walau sedetik...
Jujur, aku tidak tahu apakah aku ada bakat di Salon, aku hanya menjalaninya dengan hatiku, dan sejauh ini Alhamdulillah masih terasa nyaman.
Aku tidak membuka semua treatment, seperti luluran dan menyanggul. Bahkan foto-foto layaknya di sebuah salon juga tidak terpajang di dinding rumahku. Entahlah, aku senang mendengarkan kata-kata suamiku, tentang apa yang boleh dan tidak boleh ada di Salon, menurut ajaran Islam. Karena di dalam salon, kalau tidak hati-hati banyak yang melanggar syariat agama. Mungkin belum semuanya perkataan suami bisa aku turuti, tapi aku berusaha bisa mematuhi apa yang diisyaratkannya..

Mohon doanya semoga usaha kami ini berkah ya teman-temaaann... :)


1.05.2014

Start. Kehamilan ketiga

Malam.
Selalu begini. Melupakan e-diaryku. Maaf, mungkin aku terlalu sibuk dengan diriku sendiri.
Saat ini aku baru mulai mengandung anak ketiga kami. Aku berharap kehamilan ini baik baik saja, dan tidak banyak mual seperti kehamilan sebelumnya.
Aku juga harus giat menulis lagi, seperti dulu....

10.20.2013

Hbd Our Little Princess

Empat bulan vakum menulis.. melewatkan banyak bahan tulisan... itulah aku...

Hari ini, Dymsi genap berumur tujuh tahun. Baru tahun ini tidak ada kue ataupun lilin... tapi tidak mengurangi khidmat doa kami sesaat sebelum sarapan pagi..

Semoga bertambah dewasa, sholehah ya syg DYmsii... aiimm

6.11.2013

My Dream: Salon Muslimah

Pagi ini sangat sibuk, sebenarnya..
Tapi hati ini kangeeeeeenn sekali pengen menulis. Karena sudah beberapa minggu tidak ada mood, bahkan malam sering kecapean dan tidak sanggup untuk bergadang.

Saya sudah memulai kursus Salon. Alhamdulillah sejauh ini semua berjalan menyenangkan. Bisa melakukan perawatan yang sebelumnya sangat-sangat jarang saya lakukan itu, rasanya sesuatu sekali. Hari ini saya akan melanjutkan belajar menggunting model shaggy.
Sungguh sekali tahu triknya, ketagihan dan pengen mencari model sebanyak-banyaknya untuk bahan belajar :)

Saya berharapa punya skill.
Dan saya merasa harus punya skill. Kelak, Saya ingin membuka salon muslimah, semoga menjadi bisnis yang bisa saya andalkan untuk masa depan kami.

Oriflame tetap menjadi pilihan saya, tapi kini saya sadar bahwa saya tidak boleh menggantungkan harapan hanya pada satu 'bisnis' saja. Selagi saya masih kuat, masih mampu, saya akan terus belajar dan terus belajar...

Di rumah saya sudah fasilitasi alat-alat salon, semoga ini juga berkah karena tidak mudah menginvestari semua peralatan ini yang menurut saya lumayan mahal dan membutuhkan perjuangan untuk membayarnya.

Tetap semangat!!! Hidup adalah perjuangan, dan saya tidak akan berhenti berjuang... :)

5.21.2013

33 years old

Tidak semua orang bisa sampai pada umur ini. Beberapa rekan saya telah berpulang dlm usia muda. Bersyukur, masih bisa menikmati indahnya pagi dan dinginnya malam.
Hari ini, 20 Mei 2013, saya merasa lebih tua dari sebelumnya. Waktu hidup di dunia yg berhitung mundur dan kita tidak tahu masing-masing berada dihitungan keberapa.

Hari ini saya tidak bertanya-tanya lagi, seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab saya sudah menemukan ibu yang mengandung dan melahirkan saya, dan saya tetap menyayangi bahkan berhutang budi luar biasa kepada ibu yang telah membesarkan saya. Mereka berdua memiliki posisi yg sama dihati ini.
Terima kasih kepada teman-teman handai taulan, atas ucapan dan doanya. Smg Allah memberikan rahmat hidahyahnya bagi kita semua Aminn.
Terkhusus utk yaniebeecary, you're the best friend, sister, dan team....

4.29.2013

Galau dan Tips Mengatasinya


Galau itu apa sih? 

Sebelum membedah cara mengatasi galau, ada baiknya jika kita berkenalan dengan kata galau dimulai dari pengertiannya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pada halaman 407 dituliskan bahwa galau adalah: 

“galau” berarti kacau (tentang pikiran); “bergalau” berarti (salah satu artinya) kacau tidak keruan (pikiran); dan “kegalauan” berarti sifat (keadaan hal) galau.

Dengan merujuk pada defenisi Kamus Besar Bahasa Indonesia ini, maka kita bisa menyimpukan bahwa galau sebenarnya berarti keadaan dimana seseorang tidak sanggup berpikir jernih sebab ia sedang kacau. Galau erat kaitannya dengan kacau, ini berarti dia juga “bekerabat” dengan kata kalut, kalang-kabut, dan kusut. Pernah mengalami hal demikian? 

Sebenarnya, galau bisa melanda siapapun di usia berapapun dan dengan alasan apapun. Selama Anda masih memiliki pikiran maka Anda tetap potensial terkena virus galau. 


1. Beribadah dan Berdoa
Kalau menurut guru agama saya: Ketika kita dihadapkan pada suatu keadaan dimana kita tidak bisa memutuskan langkah yang benar maka satu-satunya cara yang paling tepat adalah TALK TO YOUR GOD




2. Jangan Mendengarkan Lagu Berirama Sedih
Salah satu kesalahan terbesar orang yang sedang galau adalah bahwa ketika mereka sedang Galau justru mereka malah dengan sangat JENIUS nya beramai-ramai mendownload lagu lagu berirama sedih. Apa imbasnya ? tentu saja Galau yang tadinya ada di level 1 setelah mendengarkan lagu sedih langsung melonjak ke level 10. hehehe


3. Banyak Bercermin
Bercermin yang saya maksud adalah bercermin dalam arti yang sebenarnya . Coba anda lihat ke cermin. Lihat diri anda disana, lalu Tanya sama diri anda sendiri : “Sejelek itukah diri gue?” anda bisa lihat terus menerus diri anda sendiri sampai anda bisa yakin kalo LO TUH GA SEJELEK ITU DIMATA ORANG-ORANG


4. Pergi Ke Tempat Ramai
Anda suka shopping? Nah kali ini ini hobby anda itu bisa benar benar anda gunakan secara benar. Intinya ketika Galau sedang melanda, jangan sampai kita berdiam diri dalam waktu yang lama apalagi dengan hadirnya sebotol obat nyamuk cair disebelah kita. hhihiih


5. Olahraga 
Kita semua tau lah ketika sang galau datang, tubuh pun bawaannya males banget untuk digerakkan. Nah itulah salah satu hal yang makin memperparah keadaan sang galau. Salah satu cara supaya si galau itu hilang adalah OLAHRAGA sambil diiringi lagu dari Indah Dewi Pertiwi yang judulnya GERAKKAN BADANMU 


6. Makan Coklat
Cokelat dapat meningkatkan kadar phenylethylamine, semacam antidepressant alamiah yang sangat kuat di dalam otak kita. Hasil penelitian membuktikan bahwa memakan cokelat dapat membantu mengusir rasa sedih hingga 60% dalam waktu 15 menit. Para ahli mengatakan bahwa cokelat menyebabkan perubahan dalam otak seperti rasa bahagia saat jatuh cinta.


7. Bermain Games
Kalau anda orangnya emang bener bener males keluar rumah, coba salah satu cara penghilang galau yang ini : BERMAIN GAMES. Yah gak perlu games games bertema berat, Angry Birds pun cukup lumayan bisa menghilangkan rasa galau yang melanda dan saya yakin sang galau bakalan tergantikan oleh rasa EMOSI ingin membunuh si KING PIG 


8. Menonton film atau Acara Komedi
Anda suka nonton? Nah cara ini bisa juga digunakan untuk menghilangkan kegalauan tapi juga harus ingat untuk menonton tontonan bergenre Komedi tentunya dan sangat tidak disarankan untuk menonton Drama Korea karena ane jamin yang ada bukan galau nya ilang malah makin menjadi-jadi 


9. Karaokean
Anda hobby nyanyi ? atau justru Galau karena gagal dalam Audisi Menyanyi? hehe.. Ayo ajak teman teman pergi ke tempat Karaoke yang sekarang makin banyak pilihannya. Tentunya dengan satu syarat : TIDAK ADA SATU PUN LAGU SEDIH DI PLAYLIST KARAOKE ANDA 


10. Cari Jodoh
Nah cara terakhir sekaligus cara paling ampuh untuk mengusir si galau ini adalah dengan cara MENCARI JODOH. Karena kalau kita urut dari awal cerita, penyebab utama yang paling banyak terjadi dari para Galauers adalah karena mereka tidak memiliki pasangan hidup. Jangan lupa satu hal, iringi proses pencarian jodoh dengan backsound lagu dari Wali yang berjudul Cari Jodoh. 


4.26.2013

Mati Itu Pasti, Selamat Jalan Ustad Jefri Al-Bukhori...

Hari ini Indonesia berduka.
Seorang Ustad kebanggaan masyarakat telah berpulang ke Rahmatullah dini hari jam 2 tadi, Ustad Jefri Al-Bukhori, akibat kecelakaan tunggal. Beliau menutup mata pada usia 40 tahun, usia yang masih muda. Tentunya istri, anak-anak, keluarga kerabat sahabat serta masyarakat sangat berduka atas kepergian Beliau untuk selama-lamanya.

Begitulah maut, ajal, tidak ada yang bisa menerka kapan tibanya, Tapi pasti dan tidak akan dapat kita elakkan. Ya Allah, masih banyak rasanya dosa hamba, masih jauh dari kesempurnaan diri ini... Semua kadang tidak kami sadari... Mungkin saja maut sudah sangat dekat tinggal sekali petik maka semua akan terjadi atas kehendak-Mu..
Mati itu pasti, Meninggalkan atau ditinggalkan.

Mungkin isi khutbah ini bisa membangunkan kita dari terlenanya kemilau dunia.


Menuju Kematian yang Pasti
Sumber: http://pusatkhutbahjumat.blogspot.com/2013/04/menuju-kematian-yang-pasti.html


Kematian adalah sebuah kepastian yang sangat menakutkan apa saja, termasuk hewan sekalipun, oleh kerananya meski hewan, jika ia terancam kehidupannya maka ia akan membela dirinya habis-habisan demi mempertahankan kehidupannya. karena mati akan menghilangkan kenikmatan dunia menuju kenikmatan/siksa di alam yang jelas-jelas akan beda. ‘mati’ akan merenggut cita cita dan membunuh semua karir yang di gelutinya

Rute perjalanan kehidupan ini hanya terdiri dari dua alur, lahir dan mati, kelahiran menuju alam yang satu dan kematian menuju alam berikutnya, pada saat di alam berikutnya seolah ia  dilahirkan kembali di sebuah alam yang berbeda dengan alam sebelumnya, betah atau tidah betah manusia tak mungkin kembali ke alam sebelumnya. Jika demikian kenyataannya nanti tentu perlu persiapan untuk menghadapi kengerian ini. Apa yang perlu disipakan dalam hidup ini adalah menjemput kematian yang telah pasti, yang akan mengantarkan kita semua ke alam berikutnya. Oleh karenanya tak berlebihan jika dikatakan bahwa rumah masa depan dalam tanda kutip adalahalam kubur dan alam-alam selanjutnya. Modal utama untuk alam berikutnya yaitu taqwa.


وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ
"Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal" ( QS. al Baqarah: 197)

Tak seorang pun bisa melepaskan dirinya dari fenomena kematian, kematian akan datang tak kenal jenis kelamin, waktu, dan kepada siapapun. Semua telah jelas dalam ketentuan sang pemilik kehidupan abadi yak Allah ilahi rabbi. Setelah kematian itu datang tak ada kesempatan lagi untuk memperbaiki kesalahan dengan bertaubat, juga tidak ada kesempatan lagi untuk menambah bekal untuk perjalanan jauhnya menuju akhirat. Setelah itu hanya bermuara pada kediaman abadi yakni surga dan neraka 

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ.
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (ali Imran: 185)

Jika kita pandai merenung, maka ayat tersebut akan menjadi pedoman dalam hidup untuk menentukan arah masa depan hakiki dan menyiapkan bekal sebanyak-banyaknya untuk pentas kehidupan abadi nan sejati. Yakni kehidupan setelah kehidupan di dunia ini. Di sana tersedia kenikmatan yang orisinil, tidak pernah dicicipi oleh hidupa didunia semewah apapun, jangankan dinikmati membayangkannya pun tidak mungkin bisa. Kenikmatan di alam ‘sana’ bersifat hakiki lain halnya dengan kenikmatan di dunia yang serba imitasi dan membosankan, kenikmatan dunia hanya bersifat sementara, sebab itulah Allah berfirman bahwa kehidupan akhirat lebih baik diutamakan dari pada kehidupan duniwi.

وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Artinya: “Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS. Al-Ankabut: 64). 
Namun perlu diingat bahwa gebyar keindahan di dunia ini dibuat sedemikian rupa untuk menguji siapakah yang paling baik dan ikhlas amal perbuatannya, barang siapa yang lulus dalam ujian kehidupan duniawi dan selalu fokus akan kehidupan masa depannya sungguh ia termasuk orang yang sangat beruntung. Sayangnya ketertarikan pada duniawi melalaikan kehidupan akhirat, kehidupan tidak fokus dan cenderung terbawa arus kehidupan dunia. Nabi saw : “Andai saja engkau mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya engkau akan sedikit tertawa dan banyak menangis”. (Mutafaq ‘Alaih).

Apabila ada manusia yang disuruh untuk mencicipi manisnya kehidupan akhirat satu cecapan saja, maka ia akan lupa akan sengsaranya di dunia, walaupan pada saat di dunia ia miskin papa sepanjang hidupnya. Begitu juga sebaliknya apabila ada orang yang selama hidupnya berbahagia, bergelimang harta, penghargaan sosial, jabatan atau kedudukan sepanjang hidupnya, ketika disentuhkan sekali sentuhan kepada adzab Allah sesudah kematian, maka ia akan lupa atas kemewahan dan sekusksesan dunia meskipun puluham tahun lamanya.

Mumpung masih belum terlambat, selama nafas dikandung badan, maka terus meneruslah utnuk bertaubat kepada Allah, taubat nasuha dalam arti penyesalan yang mendalam diikuti dengan tidak melaksanaka dosa-dosa yang serupa maupun tidak serupa. Bagi hamba Allah yang shaleh, kematian adalah menuju pintu kebahagiaan, kematian adalah pintu menuju kenikmatan-kenikmatan yang tiada tara kemewahannya. Sebalinya bagi orang yang berlumuran dosa maka kematian menjadi pintu pertama yang dilalui untuk menghadapi pedihnya siksa.

Kematian hadir kapanpun datang, hal ini harus di antisipasi sejak dini dengan perbanyak amal kebaikan dalam rangka menyongsong kematian yang pasti akan dantang kapan jua.

أَقُولُ قَوْ لِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُوا اللهَ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

4.25.2013

Memulai Bisnis dari Rumah


Bisnis dari rumah adalah impian saya, apakah anda juga demikian?
Sumber: tabloid nova


Benarkah uang menjadi faktor terpenting ketika Anda memutuskan membuka usaha sendiri dari rumah?
Bermula dari Keluarga
1. Zaman sekarang, perempuan lebih leluasa memilih bekerja di kantor atau di rumah. Menurut Sahmullah Rivqi , Retail Business Director  dari Pillar Business Accelerator Pendamping UKM Indonesia , ada yang ingin membantu perekonomian keluarga dan ada pula yang bekerja untuk aktualisasi diri. “Padahal penghasilannya sudah cukup,” tuturnya. Di sisi lain, tak sedikit pula yang bekerja karena ingin berkontribusi dengan orang lain. “Ia rela digaji ala kadarnya yang penting bisa bekerja.”
2. Di tengah jalan, terkadang perempuan memilih keluar dari pekerjaan tetapnya di kantor. “Alasan terbanyak karena keluarga. Ada yang ingin memperbaiki perekonomian karena karier di kantor mentok, gaji kecil, lingkungan kantor mulai menyebalkan, gaji tidak sesuai, lingkungan teman-teman kurang bagus,” papar Rivqi yang sering mengisi acara di radio dan televisi ini.
3. Satu hal yang harus dipahami jika Anda ingin bekerja di rumah dengan alasan ingin lebih dekat keluarga. Padahal, hal ini belum tentu bisa terwujud, lho! Bisa jadi, Anda makin sibuk dan pesanan makin menggunung. Alhasil, Anda pun keteteran mengurus anak. “Padahal, anak-anak butuh perhatian. Ia ingin disapa, ditemani, didongengi saat mau tidur. Apalagi anak di bawah usia 12 tahun.”
4. Sebenarnya, kedekatan dengan anak bukan masalah frekuensi, durasi, atau seberapa besar kualitas yang diberikan. Tapi, bagaimana momen yang diciptakan, seperti memandikan atau menyuapi. “Momen mengantar anak sekolah paling dikenang anak sepanjang hidupnya. Saat di mobil, anak bisa diberi nasihat dan diberikan lagu-lagu yang menginspirasi dan bukan lagu-lagu cengeng.”
Alasan Hingga Kegiatan
1. Langkah awal yang harus dipikirkan bukanlah, “How to do the business? ” tapi “Why? ” Misalnya, kenapa memilih bisnis online  di rumah? “Jika alasannya karena macet, berarti saat Jakarta tidak macet lagi, Anda tak akan melakukan bisnis lagi. Itu bukanlah alasan tepat,” tegas Rivqi.  
2. Perhatikan jenis bisnis yang akan dibangun dan mungkin dijalankan di rumah. Anda juga harus ingat, berbisnis di rumah, bukan berarti tidak keluar rumah sama sekali. “Bukan sekadar duduk menunggu orderan, tapi butuh pengembangan diri dan relaksasi. Jika berkutat di rumah melulu, bisa-bisa tambah pusing dan stres.”
3. Begitu Anda berhenti bekerja kantoran, akan ada aktivitas yang berbeda. Menurut Rivqi, yang terjadi kebanyakan adalah bangun tidur dengan pikiran kosong. “Karena, tadinya sibuk menjadi tidak sibuk,” ucapnya. Oleh karena itu, buatlah jadwal aktivitas di rumah sebelum mengundurkan diri agar Anda tidak panik dan linglung. “Perasaan linglung terjadi karena Anda tidak tahu apa yang mau dikerjakan.
4. Saat Anda bekerja di rumah, usahakan Anda selalu disiplin dalam membagi waktu kerja, tentukan jam mengurus anak, menyiapkan sarapan, hingga memandikan anak. “Setelah anak sekolah, mulailah bekerja dan berhenti saat anak-anak pulang sekolah. Ibaratnya, sesuai jam kerja kantoran. Lalu, kembali bekerja setelah anak tidur. Ibu boleh sibuk tapi tetap memberikan perhatian keluarga.”
5. Dalam berbisnis yang menjadi bos adalah diri sendiri. Jadi, jangan kelamaan berdiam diri karena hal ini akan membuat malas bekerja.  “Saat anak sekolah, Anda malah main internet, membaca, bergosip, menonton televisi,  keenakan di rumah. Akhirnya, Anda jadi enggan ke mana-mana,” urai Rivqi. Seharusnya, aktivitas di dalam dan luar rumah tetap diatur. Misalnya, saat bosan, lakukan sesuatu yang menyenangkan, seperti training , seminar, arisan, reuni, mencari bahan baku, mencari pelanggan di luar, atau ikut pameran.
Soal Penghasilan
1. Berbisinis di rumah juga membutuhkan pengawas. Dalam hal ini, Anda bisa meminta suami menjadi pengawas. “Perempuan sering berdamai dengan diri sendiri. Sudah waktunya berbisnis, malah belum memulai kegiatan. Suamilah yang mengontrol dari kantor, memberikan istri semangat, dan motivasi,“ papar Rivqi.
2. Ibu rumah tangga yang tidak belajar sesuatu di luar masalah rumah tangga, tidak akan bisa menjalani  bisnis. “Lain halnya dengan ibu rumah tangga yang senang mengurus anak, misalnya. Ia akan senang diajak bisnis tentang anak. Biasakan otak terasah karena kalau tidak dipakai bisa tumpul.”
3. Anda juga harus menyadari bahwa penghasilan akan berkurang, tidak tetap, atau tidak stabil karena memulai bisnis sendiri. “Kalau biasanya facial , pergi ke salon, mal, sekarang turunkan sedikit  gaya hidupnya,” saran Rivqi. Menurutnya, inilah strategi penghematan saat pemasukan belum stabil. “Ingat! Orang tidak akan menilai dari apa yang digunakan, tapi dari apa yang diucapkan dan diperbuat.”
4. Meski demikian, tetap miliki rasa optimis, harapan, kegembiraan, kebahagiaan, energi positif yang bisa ditularkan kepada orang lain. “Hal-hal itu bisa menambah teman, mempunyai potensi besar, memperluas pasar, banyak gagasan, ada peluang membangun bisnis dengan orang lain.”
Bukan Cuma Uang
1. Kapan waktu yang tepat untuk keluar dari kerja? Menurut Rivqi, parameternya sederhana. “Anda tahu apa yang dikerjakan atau penghasilan di bisnis sudah setara dengan penghasilan di kantor,” tutur Rivqi. Kalau mau aman, lanjut Rivqi, penghasilan bisnis sebaiknya menghasilkan tiga kali lipat dari gaji.  “Tapi, bagi saya, yang terpenting adalah keyakinan dan tahu apa yang akan dikerjakan. Tidak perlu menunggu sampai penghasilan bisnis nilainya berkali-kali lipat,” tandas Rivqi.
2. Hati-hati jika Anda keluar kerja sembari berharap pemasukan bisnis bakal setara gaji. “Anda bakal repot sebab bisnis bisa turun naik. Misalnya, hasil setahun dari bisnis ternyata di bawah gaji. Bisa dibayangkan, pasti kecewa dan ingin kembali bekerja karena patokannya uang.”
3. Bisnis adalah pilihan hidup dan harus diyakini. “Tak masalah kalau awalnya melakukan dengan terpaksa. Cari tahu lewat seminar, buku, dan teman yang lebih pengalaman. Pilih salah satunya, persiapkan cara menjualnya, dapatkan barang, lalu atur penjualannya.”
4. Cara paling simpel dalam berdagang adalah mengambil barang dari orang lain untuk djual kembali. Istilahnya, reseller online , distributor, atau makelar.
5. Gunakan keahlian dalam berbicara mengenai jualan Anda dan bukan untuk menjelek-jelekkan orang lain. Semakin sering menawarkan barang, semakin banyak peluang barang itu laku. “Jika ingin memproduksi sendiri, buatlah sesuatu berkualitas dan berikan servis terbaik.”
Tahan Diri
1. Jika masih bekerja kantoran, lakukan uji coba di kantor. Catatannya, jangan sampai melanggar kode etik di perusahaan, ya! “Kalau malu, berarti ada masalah mental dan itu harus diterapi. Biasanya, digunakan metode terapi hipnoterapi, quantum touch,  atau metode lainnya.”
2. Separuh masalah bisnis adalah masalah mental, ketakutan, trauma, malu, gengsi, dan malas.  “Semua hal itu tidak bisa diselesaikan dengan ilmu manajemen tapi terapi. Maka, harus dicari dulu akar msalahnya supaya hilang,” papar Rivqi.
3. Kelola keuntungan dengan baik dan jangan berfoya-foya atau mengubah gaya hidup. Selalu sisihkan keuntungan untuk sedekah, modal usaha, dan investasi. “Ciri orang sukses adalah orang yang sabar menahan kenikmatan. Sebetulnya, penghasilannya cukup membeli mobil mewah, tapi karena tahu bisnis tidak selamanya di atas, cukup memakai mobil biasa.”
Melirik Bidang Usaha
1. Apa saja yang bisa dijual dari bekerja di rumah? Sebut saja, kuliner online  seperti buka rumah makan atau jual makanan ringan seperti pasta dan snack box . “Teman saya tidak punya rumah makan, dia pun membuat delivery web . Jadi, dia menyebar menu makanan dari rumah makan favorit. Saat ada pesanan, dia ambil komisinya dari rumah makan itu.”
2. Bagi Anda yang mempunyai hobi pendidikan, bisa juga membuka bimbingan belajar atau les privat. “Mengajar ibu-ibu yang mempunyai keahlian atau merekrut guru-guru yang punya keahlian. Hal inilah yang dilakukan teman jualan kursus online . Perlu les privat Bahasa Inggris, tinggal telepon, kasih tahu rumahnya di mana, dan nanti dikirim gurunya.”
3. Anda juga bisa berbisnis mainan anak-anak atau berjualan e-book  buat yang senang menulis. Tapi, saat ini, banyak sekali orang yang berbisnis fashion  seperti perhiasan, baju, sepatu, dan pernak-pernik. “Paling enak kalau punya hobi, misalnya bikin pernak-pernik, merajut, atau desain. Saat mengerjakan bukan seperti menjalani bisnis,  tapi menyalurkan hobi yang menghasilkan uang.”
4. Jika tak memiliki hobi, lihat peluang lain yang sedang tren dari toko, buku, atau internet. Setelah itu buatlah situs, populerkan blog , sebar kartu nama, dan aktif di jejaring sosial. “Tak masalah, bila di awal hanya mendapat honor ala kadarnya. Hitung-hitung sebagai sarana promosi. Semua dimulai dari berbagi, prinsipnya bukan take and give  (ambil dulu baru berikan) tapi take and receive  (berikan dulu baru dapat lebih).”
Mau Mencoba
Ida Tanjung (43) tadinya bekerja sebagai marketing di perusahaan bunga selama 12 tahun. Jarak yang jauh dan anak-anak yang beranjak dewasa membuat Ida memutuskan berhenti kerja. Ia lalu membuka jasa pesanan bunga bernama Zarra Gift House yang lebih fokus menerima pesanan dari perusahaan. “Sempat khawatir karena tadinya biasa pegang uang tetap tiap bulan, sekarang sebaliknya,” tutur Ida.
Meski usahanya baru berusia 2 tahun, Ida optimis bisa meraup untung, terutama saat Lebaran dan Imlek. Selain itu, waktunya untuk keluarga juga bisa lebih banyak dan ia bebas mengatur segala hal. Sementara itu, dalam berbisnis, Ida menegaskan pentingnya keamanan. Misalnya, apakah bisnis yang akan dilakukan bisa membahayakan lingkungan atau keluarga? “Perhitungkan juga keamanan sekitar rumah, luas ruangan untuk bekerja, dan lokasi yang strategis.”
Pengalaman Diana Novianti­ (33)­­ lain lagi. Ia bekerja sebagai staf­ ad­mi­nis­trasi teknik di sebuah sta­si­un­­ televisi swasta dan ingin membuka­ usaha batagor. Mengapa? Ternyata k­a­­­re­na ia biasa membeli batagor yang di­jual di gerobak saat menunggu bis.
Singkat cerita, ia mengobrol soal bahan hingga bumbu dengan Sang Penjual. “Saya praktikkan di rumah, ternyata orang rumah menerimanya. Abang penjualnya juga mengenalkan ke pemiliknya,” kata Diana yang menjual 4 buah batagor besar seharga Rp 7 ribu. Di luar dugaan, Sang Pemilik juga bermurah hati membagi ilmu. “Menurut dia, ilmu harus dibagi karena tidak akan mengurangi rezekinya,” kenang Diana.
Saat ini, Diana mengaku memiliki kendala waktu karena masih bekerja. “Padahal, berbisnis harus terjun langsung ke lapangan. Tak heran, saya sering cuti sampai tinggal 5 hari tahun ini,” seloroh Diana. Di sisi lain, ia bertekad menjaga kualitas rasa agar tetap disukai orang. “Rasanya harus sama meski sudah dijual bertahun-tahun dan didukung tempat strategis,” pungkas Diana.

Kartini seperti yang dicita-citakan Kartini

Sudah berlalu Hari Kartini, 21 April.
Bercermin dari hari Kartini, yang merupakan tonggak bersejarah bagi Perempuan Indonesia, dimana emansipasi yang sebelumnya tenggelam menjadi timbul berkat seorang wanita bernama Kartini.


Sejarah diperingatinya Hari Kartini adalah setelah ditetapkan oleh Presiden Soekarno sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dan hari lahrinya diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kita kenal dengan Hari Kartini.

Kartini sangat tertarik pada kemajuan berpikir perempuan-perempuan di Eropa hingga timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi yang pada saat itu berada pada status sosial yang rendah. Surat-surat Kartini sebagai hasil korespondennya dengan beberapa rekan sahabatnya di Eropa kemudian dijadikan sebuah buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang.

Sekarang telah banyak lahir Kartini-kartini yang baru.
Apa yang dicita-citakan Kartini kini telah terwujud, bahkan mungkin Kartini yang sekarang banyak yang telah menyimpang dari apa yang dicita-citakan oleh Kartini sebenarnya.
Perempuan kini bukan hanya minta disamakan dengan laki-laki dalam berbagai hal, bahkan sangat banyak perempuan yang merasa lebih hebat dari pada laki-laki, tak jarang melupakan kodratnya sebagai perempuan.

Kembalilah menjadi Kartini seperti yang dicita-citakan Kartini.

4.24.2013

FB VS BLOG

Blog ini mulai tak tersentuh lebih dari sebulan.
Kenapa harus sering curhat di FB, twitter. Padahal kepuasan yang pertama saya rasakan dan sampai sekarang tetap merasa puas jika menulis di blog..


FB tulis, kemudian berlalu begitu saja. Tapi di blog, menulis bebas, mau sepanjang apapun, dan simpel kapan saja ingin membuka kisah.
Blog tidak mengutamakan komentar, blog tidak mengutamakan narsis, pujian atau sejenisnya.

Saya saat ini sedang berpikir, bukan galau.
Berpikir apa dan bagaimana. Saya harus berani, harus punya visi dan misi yang jelas. harus punya target apa yang ingin saya raih, setahun atau beberapa tahun ke depan..
Karena harus ada perubahan ke arah yg lebih baik.
Apa potensi diri ini, pasti saya punya sesuatu yang bisa saya keluarkan dan wujudkan...
Tentunya dengan seizin Allah Yang Maha Besar...

Berpikir, berniat, berdoa, berusaha maksimal.
Dan dukungan suami, itu yang sangat saya butuhkan..


3.19.2013

Tebang Pohon dan Ketapel

Ada yang berbeda dari rumah kami sekarang.
Bukan direhab, tapi rumah yang sebelumnya berpohon rindang, sekarang sudah tidak lagi.. 
Hanya tersisa dua batang ketapang sebagai peneduh..

Jujur, rindu.. :(
Apalagi saat ditebang, gambas sedang berbuah dengan lebatnya dan pohon salam juga sedang berbunga banyak. Biasanya saat buahnya muncul, akan datang berbagai macam burung dengan kicauan yang berbeda. Bahkan di pohon angsana juga sering berdatangan burung-burung pada saat pagi.
Tapi, memang sudah saatnya di tebang, karena pohon ketapang yang di sebelah kanan juga sudah rindang, dan yang di sebelah kiri selama ini terhambat dengan angsana..

Tugas sekarang adalah bagaimana cara cepat menghabiskan sisa-sisa penjajahan yang numpuk di depan rumah itu.. hihihi...
Ada Ahmad yang sibuk minta dibuatkan "ketapel angry bird" yang lebih besar. Ahmad kenal ketapel waktu pulang ke Dabo, lebaran tahun lalu. Nenek Dabo yang buatkan, dari dahan rambutan.. Btw, seberapa banyak ya, anak-anak sekarang yang masih main ketapel? 


 
Ternyata, istilah ketapel (catapult) diambil dari bahasa Yunani, kata (bawah) dan pollo (melemparkan). Ketapel awalnya ditemukan oleh bangsa Yunani pada 300 SM. Selama bertahun-tahun, ketapel di desain ulang dan digunakan oleh tentara di seluruh dunia. Ketapel sendiri mulai digunakan dlaam perang awal 399 SM. Lebih lengkap tentang ketapel bisa dibaca disini

Permainan anak-anak jaman dulu (jadul) pasti sangat menyenangkan. Bermain dari dan dengan alam, dan banyak menghabiskan waktu di alam. Alam yang memberikan pelajaran. 

Selamat malam, selamat berisitirahat.

Siti Nurbaya (Hanny Wang)
Online business Woman
Berbisnis itu menyenangkan
http://beranibermimpi.web.id

3.03.2013

11 Langkah Pemula di Bisnis MLM


Buat para pemula, 11 langkah ini mungkin dapat dijadikan panduan dalam menggeluti bisnis MLM. Setidaknya, 11 langkah ini memberikan pemahaman tentang cara bisnis ini bekerja.



Sebut saja namanya Budi. Dua bulan lalu, mahasiswa fakultas ekonomi di sebuah universitas swasta di Jakarta ini bergabung dengan perusahaan MLM. Ia begitu antusias, karena khasiat dan manfaat produknya telah dirasakan. Sebab, sinusitisnya yang menahun, kini jarang kambuh lagi setelah mengkonsumsi Trace Mineral (TM1). Bagi Budi, kualitas produknya tersebut merupakan suatu peluang. Artinya, penderita macam dirinya, jumlahnya mencapai ribuan. Mereka pasti membutuhkan produk tersebut.

Dan, pengalamannya yang diperolehnya, merupakan suatu kesaksian yang dapat memberikan sugesti kepada si penderita. Jadi, bujangan asal palembang, sumatra selatan ini yakin bakal mendulang kesuksesan di MLM. 

Hanya saja, persoalannya tidak semudah itu. Maklumlah, Budi masih ”Buta” tentang MLM. Di benaknya, MLM cuma sebatas menjual produk, mencari pelanggan dan konsumen. Sementara merekrut, mensponsori, dinilainya akan mengurangi jumlah pelangganya. Ia tidak mengantongi keuntungan yang lazimnya disebut eceran, selisih harga distributor dan konsumen. 

Cara pandang budi tersebut tentu saja keliru, sebab di bisnis MLM menjual dan merekrut, harus dilakukan secara seimbang. Seseorang tidak mungkin mendapat bonus baik motor, mobil, rumah dan sebagainya, tanpa membentuk jaringan (group downline). Maklumlah, bonus yang dikucurkan oleh MLM itu, ditentukan berdasarkan omset penjualan jaringan. Tidak melulu pribadi. 
Bukan hanya itu saja, dengan merekrut walaupun kehilangan pelanggan, perolehan poin yang diperoleh bakal cepat melesat. Sebab, perolehan poin dalam MLM dihitung berdasarkan pembelian produk secara pribadi maupun dari downline di dalam jaringan. Jadi, sekali lagi, hanya dengan merekrut dan member dijaringan punya omset, jumlah poin akan bertambah, sehingga tingkat diskon juga bertambah. 

Lantas, pertanyaan yang patut diajukan, bagaimana caranya memulai bisnis ini bagi para pemula, seperti halnya Budi tadi ? 

Lagi-lagi jawabnya tidak ada resep yang jitu dan instan. Semua tergantung kepada wawasan dan pemahaman tentang bisnis MLM, plus antusias dan kemauan yang besar. Tanpa kedua hal itu, jangan berharap dapat mendulang kesuksesan di MLM. Mungkin juga, 11 langkah dibawah ini dapat dijadikan panduan dalam menggeluti bisnis MLM yang dapat diduplikasikan bagi para pemula :

1. Tetapkan keinginan anda di bisnis ini. Padukan tujuan hidup anda dan tujuan bisnis ini, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Cobalah tempelkan tujuan hidup anda di tempat-tempat yang sering anda lalui. Misal, di ruang kerja anda, di kamar, di ruang tamu dan sebagainya. Gunanya tidak lain agar anda disiplin dan memotivasi diri anda mencapai tujuan tersebut.

2. Pelajarilah dengan serius MLM, baik mengikuti training yang dilakukan perusahaan maupun para leader. Bertanyalah kepada upline ataupun banyak membaca buku tentang MLM. Catatlah jawaban jawaban yang diperoleh, ataupun kiat-kiat khusus dalam sebuah buku. Ini untuk sekedar mengingatkan saja.

3. Membeli produk, mengkonsumsi dan merasakan khasiat produknya. Cobalah pelajari tentang semua produk, khususnya produk yang menjadi unggulan.

4. Mulai menawarkan produk tersebut ke lingkungan terdekat. Misalnya anggota keluarga, tetangga dan sahabat.

5. Buat daftar prospek dari semua nama yang anda ketahui (minimal 10 nama perminggu, lebih banyak lebih bagus). Undanglah atau mendatangi mereka dengan membuat satu acara. Misalnya home sharing.

6. Ajaklah prospek tersebut bergabung. Dalam mensponsori mereka, hendaknya anda didampingi oleh leader maupun upline yang dapat memberikan pemahaman dan penjelasan tentang bisnis MLM. ketika para prospek bergabung, mereka adalah partner kerja anda. Pilihlah yang paling bersemangat sebagai partner spesial, dan berhubungan agar menjadi team leader.

7. Mempelajari bagaimana mempresentasikan peluang bisnis pada diri anda sendiri dan bagaimana menjual dengan cara anda. Latihlah semuanya sehingga anda benar-benar menguasai.

8. Aturlah waktu agar dapat melakukan aktivitas sebanyak mungkin di bisnis MLM.

9. Tetap Fokus. Jangan jadi ”distributor Supermarket“. Senantiasalah berkonsentrasi.

10. Jangan berhenti mengkonsumsi produk yang anda jual. Sebab, para konsumen maupun pelanggan sering bertanya apakah anda menggunakan produk tersebut. Jadi teruslah perdalam tentang pengetahuan produk.

11. Berikan dorongan pada mereka yang anda rekrut, dan bantulah mereka mencapai kesuksesan yang diinginkan. Ingatlah, salah satu kunci sukses di MLM adalah membantu orang lain menuju sukses. Jadi jangan individualistis. Jangan pernah mencuri prospek mereka. Cari lebih banyak member untuk tim anda. Dalam kata-kata W. Clement Stone, anda dapat memotivasi orang lain untuk melakukan keinginan anda ketika anda memberinya kesempatan dan memberi keinginannya.

Sumber: http://motivasi-mlm.blogspot.com/